Menu Click to open Menus
Home » Bisnis Import » Cara Impor dengan Forwarder

Cara Impor dengan Forwarder

(446 Views) July 5, 2018 1:18 am | Published by | No comment

Cara Impor dengan Forwarder

Banyak cara yang bisa dilakukan oleh seorang importir dalam mendatangkan barang dari luar negeri ke Indonesia salah satunya dengan cara impor dengan forwarder, dimana anda tidak perlu ribet dengan segala birokrasi perizinan dan legalitas dari kebijakan yang telah ditentukan oleh pemerintah.

Selain menggunakan forwarder anda juga bisa melakukan sendiri dengan cara mendirikan badan usaha lebih dahulu seperti PT serta melengkapi segala perizinan dan persyaratan yang ada, sehingga anda bisa impor mandiri tanpa melibatkan jasa dari pihak lain.

Baca Juga : Syarat Impor Barang bagi Perusahaan

Bagi anda yang tidak mau pusing dengan segala persyaratan, sebaiknya menggunakan jasa forwarder sehingga anda tetap bisa membeli barang dari luar negeri dan barang tetap bisa lolos dari regulasi yang ada karena sudah dilimpahkan kepada forwarder untuk semua persyaratan lainnya.

Cara Impor dengan Forwarder itu Mudah

Inilah kelebihannya ketika anda memutuskan membeli barang dari luar negeri tetap bisa walaupun dilakukan oleh perorangan tanpa memiliki badan usaha terlebih dahulu tapi tetap legal dan sah sesuai aturan yang berlaku.

Anda tidak perlu mengurus segala perizinan tapi cukup melakukan pembayaran seperti :

  1. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
  2. Pajak Penghasilan (PPH)
  3. Bea Masuk
  4. Jasa Ekspedisi dari Negara luar ke Indonesia
  5. Jasa Ekspedisi Lokal

Ketika anda sudah melakukan pembayaran semua biaya-biaya diatas selanjutnya tinggal menunggu saja barang tiba di Indonesia yang akan diinformasikan segera kepada anda oleh forwarder ketika barang memang sudah sampai dilokasi kantor mereka.

Teknik Impor dengan Forwarder sangat Aman 

Sejauh ini kami melakukan impor perorangan selalu melibatkan pihak forwarder dan tidak pernah mengecewakan barang selalu sampai alamat rumah dengan aman tanpa ada yang kurang atau rusak.

Jadi anda tidak perlu kuatir forwarder yang kami gunakan selama ini cukup professional, fast respon dan bertanggung jawab. 

Adapun resiko impor barang sejauh ini yang dialami oleh importir ada 3 kondisi yaitu :

  • Red Line

Redline atau jalur merah bisa merupakan kondisi dimana barang sulit keluar atau ditahan karena barang tidak sesuai dengan manifest yang diinformasikan sebelumnya.

  • Green Line

Green line atau jalur hijau merupakan kondisi dimana forwarder yang masuk ke Indonesia tanpa adanya dokumen tertentu sehingga tinggal mencocokkan saja antara manifest yang tertera dengan scan barang yang diimpor selanjutnya langsung bisa masuk ke gudang dan dikirim ke customer.

  • Re-Export

Re-export merupakan kondisi dimana kapal yang memuat barang anda tidak bisa bongkar dalam waktu dekat sehingga kapal tersebut kembali lagi ke negara tetangga terdekat terlebih dahulu seperti singapura.

Namun ketika kondisi sudah aman dan tidak red line lagi kapal tersebut akan kembali lagi ke Indonesia untuk melakukan bongkar. 

Apapun cara yang anda lakukan dalam mendatangkan barang dari luar kedalam negeri baik menggunakan jasa forwarder ataupun mau impor sendiri tetap saja resiko dalam setiap pekerjaan / bisnis selalu ada termasuk dalam proses impor tersebut juga demikian.

Namun resiko tersebut dapat diperkecil melalui cara memilih forwarder yang professional, sebaiknya anda harus jeli dalam menggunakan jasa forwarder karena sekarang banyak sekali forwarder bermunculan tapi sementara anda belum tau track recordnya seperti apa, apakah seperti yang kami gunakan selama ini.

Jika anda tertarik untuk mendatangkan barang dari china ke indonesia melalui cara impor dengan forwarder yang telah kami gunakan selama ini, anda bisa belajar cara import barang dari china – langsung dari pabriknya.