Menu Click to open Menus
Home » Bisnis Import » Impor Beresiko Tinggi Bagi yang Tidak Tahu

Impor Beresiko Tinggi Bagi yang Tidak Tahu

(368 Views) June 20, 2018 10:38 pm | Published by | No comment

Impor Beresiko Tinggi

Setiap bisnis apapun itu pasti ada resikonya baik bisnis online maupun offline, sama halnya dengan bisnis impor sebagian orang berpendapat impor beresiko tinggi, tapi yang namanya resiko dalam setiap usaha / pekerjaan bisa diperkecil bahkan dihilangkan.

Jika ingin memperkecil resiko anda harus menguasai teorinya lebih daulu baru kemudian parktek, cara mudahnya seperti itu daripada anda harus praktek dulu tanpa teori sedikit pun pasti resikonya akan lebih besar baik itu resiko waktu, tenaga dan biaya.

Baca Juga : Cara Belanja di Aliexpress 

Dalam impor juga demikian anda harus tau teori dan ilmunya lebih dulu agar terhindar dari segala resiko yang membuat anda ragu dalam memulai bisnis tersebut.

Jika boleh kami analisa ada beberapa resiko ketika anda memutuskan menjadi seorang importir :

  1. Barang tidak sampai
  2. Red line
  3. Barang ditahan bea cukai
  4. Barang tidak sesuai dengan permintaan
  5. Jumlah barang kurang

Apakah 5 resiko diatas merupakan hal yang anda takutkan jika menjadi seorang importir, jika iya maka anda harus belajar lebih dulu cara menanganinya sebelum praktek.

Cara menghilangkan segala resiko diatas anda bisa belajar ilmunya lebih dulu Disini.

 

Cara Meminimalis Impor Beresiko Tinggi

Dari 5 resiko yang kami jelaskan diatas maka ada beberapa cara juga yang kami tawarkan untuk memperkecil impor beresiko tinggi tersebut sehingga anda tidak ragu apalagi panik.

Jangan sampai kepanikan anda menjadikan anda gagal sebelum memulai, padahal diluar sana banyak orang yang sudah memulai bahkan sukses lebih dulu dalam menjalankan bisnis tersebut.

Panik boleh tapi maaf bodoh jangan, kenapa? pada dasarnya orang yang gagal sebelum memulai dikarenakan ketidak tahuanya sendiri serta fokus kepada ketakutan yang ada didalam pikirannya yang masih terbatas itu.

Sebenarnya semua masalah yang ada dalam pikiran anda itu sudah ada ilmu dan solusinya jika mau belajar dan bertanya kepada orang yang lebih dulu tahu.

Misal yang anda takutkan dalam resiko impor :

  • Barang tidak sampai

Jika anda mempraktekkan ilmunya sudah sesuai dengan yang diajarkan mustahil barang tidak sampai kecuali kesalahan dari pihak seller / forwarder.

Pada saat anda sudah selesai chekcout dan melakukan payment maka anda langsung mendapatkan resinya, selanjuntnya anda bisa pantau setiap hari barang sudah sampai dimana.

Kalaupun barang tidak sampai karena kelasahan forwarder / seller maka mereka akan bertanggung jawab dan berusaha menggantinya.

  • Red Line

Akibat Red line barang yang anda impor bisa 3 bulan lebih baru bisa keluar dari pelabuhan / gudang untuk dikirim kealamat anda.

Red line terjadi umumnya pada kasus impor borongan tapi kalau anda mau maen aman dan menghindari red line bisa menggunakan jalur resmi tapi biayanya sedikit mahal.

  • Barang di Tahan Bea Cukai

Masalah barang ditahan bea cukai anda tidak perlu panik karena disini impor menggunakan jasa pihak ke-3 yaitu forwarder maka sudah ada yang menanganinya agar barang yang diimpor bisa keluar secepatnya kecuali anda impor barang yang memang sudah diinfokan lebih dulu oleh pihak forwarder bahwa barang tersebut dilarang tapi anda ngeyel.

  • Barang Tidak Sesuai Permintaan

Ketika barang yang anda terima spesifikasinya tidak sesuai dengan permintaan saat order maka anda bisa infokan kembali kepada seller untuk mencari solusinya apakah uang dikembalikan sebagian sesuai harga barang yang anda terima.

  • Jumlah Barang Kurang

Jika barang yang anda terima kurang dari jumlah sebenarnya maka anda bisa complain kepada seller dengan mengirim bukti maka kekurangannya akan diganti dalam bentuk uang.

 

Resiko Impor Hilang Kalau Tahu Ilmu & Caranya

Dari penjelasan 5 solusi mengenai impor beresiko tinggi diatas setidaknya rasa ragu & panik anda sudah berkurang bila perlu dihilangkan. Perlu diketahui bahwa dalam bisnis apapun itu selalu ada resikonya baik resiko kecil atau besar jadi tidak ada yang namanya bisnis itu aman 100% tanpa resiko sama sekali.

Tinggal pola pikir anda bagaimana dalam mengelola resiko tersebut menjadi sebuah peluang yang harus diambil, bukan sebaliknya justru fokus kepada ketakutan yang berlebihan.

Baja Juga : 5 Cara Pemasaran Produk Impor

Kuncinya untuk memperkecil segala resiko dalam bisnis apapun itu, terlebih dahulu kuasai teori & ilmunya serta tanyakan kepada orang yang sudah terjun kebisnis tersebut dan pastikan dia sudah berhasil.

Anda tinggal meniru dan memodifikasinya karena sudah tahu ilmu dan caranya menghilangkan impor beresiko tinggi, jika demikian paling tidak anda sudah terhindar dari pola pikir yang fokus pada ketakutan berlebihan sehingga sudah gagal tanpa pernah memulai.